jual bantal foto
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 September 2012
Jumat, 15 Juni 2012
#NovelWritingClass GRATIS! - Gradien Mediatama
jual bantal foto
Kamu mau jadi penulis novel tapi merasa keinginan itu menggantung sebagai cita-cita belaka? Naskahmu macet sana-sini tak kunjung selesai ditulis? Atau, naskahmu ditolak melulu oleh banyak penerbit dan membuatmu putus asa? Jangan khawatir. Hampir semua penulis beken dan keren juga mengalami proses menempuh “jalan berduri” ini.
Tahukah kamu bahwa “semua ada ilmunya”? Itu bermakna, semua bisa kita pelajari loh. Termasuk soal-soal di seputar menulis novel. Memang sih, mengandalkan bakat alam semata rasanya enggak memadai banget deh. Nah, dengan semangat ini, seiring dengan tersedianya “home training” di tempat kami sebagai basecamp para penulis, Gradien mau mengajak kamu belajar dan berbagi ilmu. Mau tau detailnya? Catat ya…
Nama Even:
#NovelWritingClass
Kapan:
5 Juli & 6 September 2012
Pkl 08.30-17.00
Di Mana:
Home Training Gradien Mediatama
Jl. Gedongkuning Selatan 117-118
Kotagede, Yogyakarta.
Rangkaian Proses:
5 Juli 2012 – Pelatihan Sesi 1-4
6 Agustus 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Pertama
31 Agustus 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Kedua
6 September 2012 – Pelatihan Sesi 5-8
6 Oktober 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Ketiga
6 November 2012 – Pengumuman Naskah Terbaik
Syarat Peserta:
1. Berusia 17-35 tahun, berasal dari mana pun yang bisa hadir di Yogyakarta
2. Sanggup menghadiri semua sesi dan bersedia mengerjakan tugas-tugas yang diminta
3. Melamar dengan mengajukan Sinopsis asli (bukan plagiat) yang belum pernah ditulis menjadi novel, dalam 2 halaman (A4, Arial 11, 1,5 spasi)
4. Sinopsis harus mempunyai awal, tengah, dan akhir cerita (bukan blurp).
5. Sinopsis harus dilengkapi dengan Judul, Subjudul (tagline), dan keterangan Genre.
6. Lampirkan Data Diri dalam 1 halaman terpisah: Nama, Tempat dan Tanggal Lahir, Alamat, Nomor Telp, Pendidikan terakhir, dan sebutkan 2 judul novel terakhir yang dibaca
7. Sinopsis dikirimkan melalui email ke dengan Subject: NovelWritingClass – [nama Anda]
8. Tenggat pengiriman lamaran pada 24 Juni 2012
9. Pengarang yang tidak mengikuti Sesi 1-4 secara penuh, dianggap gugur dan tidak berhak mengikuti Sesi 5-8
10. Peserta yang tidak mengumpulkan Tugas Pertama dan Tugas Kedua, dianggap gugur dan tidak berhak mengikuti Sesi 5-8
Metode Rekrutmen:
Untuk menjaga efektivitas pelatihan, panitia berhak penuh (mutlak) memilih 15 peserta untuk angkatan pertama ini. Pengumuman peserta pada 2 Juli 2012
Apresiasi:
Naskah-naskah terbaik akan dibukukan oleh penerbit Gradien, dan pengarang berhak atas royalti sebagaimana mestinya. Naskah-naskah yang belum berhasil menjadi naskah terbaik, akan dibimbing dalam proses revisi sehingga diharapkan menjadi naskah yang layak untuk diterbitkan.
Catatan:
Peserta program ini tidak dikenai biaya apa pun.
Sumber : http://bloggradien.wordpress.com/2012/06/15/novelwritingclass/#comment-1149
Tahukah kamu bahwa “semua ada ilmunya”? Itu bermakna, semua bisa kita pelajari loh. Termasuk soal-soal di seputar menulis novel. Memang sih, mengandalkan bakat alam semata rasanya enggak memadai banget deh. Nah, dengan semangat ini, seiring dengan tersedianya “home training” di tempat kami sebagai basecamp para penulis, Gradien mau mengajak kamu belajar dan berbagi ilmu. Mau tau detailnya? Catat ya…
Nama Even:
#NovelWritingClass
Kapan:
5 Juli & 6 September 2012
Pkl 08.30-17.00
Di Mana:
Home Training Gradien Mediatama
Jl. Gedongkuning Selatan 117-118
Kotagede, Yogyakarta.
Rangkaian Proses:
5 Juli 2012 – Pelatihan Sesi 1-4
6 Agustus 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Pertama
31 Agustus 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Kedua
6 September 2012 – Pelatihan Sesi 5-8
6 Oktober 2012 – Batas Akhir Pengumpulan Tugas Ketiga
6 November 2012 – Pengumuman Naskah Terbaik
Syarat Peserta:
1. Berusia 17-35 tahun, berasal dari mana pun yang bisa hadir di Yogyakarta
2. Sanggup menghadiri semua sesi dan bersedia mengerjakan tugas-tugas yang diminta
3. Melamar dengan mengajukan Sinopsis asli (bukan plagiat) yang belum pernah ditulis menjadi novel, dalam 2 halaman (A4, Arial 11, 1,5 spasi)
4. Sinopsis harus mempunyai awal, tengah, dan akhir cerita (bukan blurp).
5. Sinopsis harus dilengkapi dengan Judul, Subjudul (tagline), dan keterangan Genre.
6. Lampirkan Data Diri dalam 1 halaman terpisah: Nama, Tempat dan Tanggal Lahir, Alamat, Nomor Telp, Pendidikan terakhir, dan sebutkan 2 judul novel terakhir yang dibaca
7. Sinopsis dikirimkan melalui email ke dengan Subject: NovelWritingClass – [nama Anda]
8. Tenggat pengiriman lamaran pada 24 Juni 2012
9. Pengarang yang tidak mengikuti Sesi 1-4 secara penuh, dianggap gugur dan tidak berhak mengikuti Sesi 5-8
10. Peserta yang tidak mengumpulkan Tugas Pertama dan Tugas Kedua, dianggap gugur dan tidak berhak mengikuti Sesi 5-8
Metode Rekrutmen:
Untuk menjaga efektivitas pelatihan, panitia berhak penuh (mutlak) memilih 15 peserta untuk angkatan pertama ini. Pengumuman peserta pada 2 Juli 2012
Apresiasi:
Naskah-naskah terbaik akan dibukukan oleh penerbit Gradien, dan pengarang berhak atas royalti sebagaimana mestinya. Naskah-naskah yang belum berhasil menjadi naskah terbaik, akan dibimbing dalam proses revisi sehingga diharapkan menjadi naskah yang layak untuk diterbitkan.
Catatan:
Peserta program ini tidak dikenai biaya apa pun.
Sumber : http://bloggradien.wordpress.com/2012/06/15/novelwritingclass/#comment-1149
Kamis, 24 Mei 2012
#WritingCampBintan - Funtastrip!
jual bantal foto
Yuk, yuk, ikutan!
Writing Camp Bintan adalah program liburan sekaligus workshop menulis!
Selain menikmati dan menyusuri eksotisme Pulau Bintan,
kita juga akan dibawa sekalian untuk exploring Singapura!
Wohooo ... jadikan liburan kamu kali ini lebih asyik dan penuh ilmu.
Untuk detil acara dan biaya, silakan drop email kamu ke veni@funtastrip.com
atau isi form di http://bit.ly/Ljg7RO
Minggu, 08 April 2012
[Laporan] Workshop di QSMART - SMA Al-Muttaqien
jual bantal foto
Ternyata satu setengah jam itu tidak pernah cukup. Tadinya saya mikir, dengan tempo waktu selama itu, saya harus ngomong apa aja ya. Makanya, saat nyusun presentasi, saya siapin dua materi buat ngisi slot waktu yang sudah disiapkan panitia. Ealah, rupanya saya lupa kalo udah ngomong, saya tuh susah banget brentinya. Terbukti waktu satu setengah jam berlalu begitu saja, sementara materi yang harus disampaikan masih banyak! Hiyaaa..... *ngebut presentasi*
Siang ini (Sabtu, 7 April 2012), saya berkunjung ke SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya untuk memenuhi undangan jadi pembicara dalam acara Workshop bertema Relevansi Sosial Media dan Pembentukan Remaja. Keren kan temanya? Berhubung saya merasa dilahirkan dari Media Sosial (khususnya blog), dan sekarang pun masih berkecimpung sebagai bagian dari sosial media yang ada, tawaran ini pun saya terima dengan senang hati. Apalagi dengan tema seperti itu, saya mau banget sharing tentang apa yang pernah saya lakukan seputar sosial media yang saya geluti, dan dampak positif yang pernah saya raih. Mudah-mudahan bisa sedikit menginspirasi puluhan adik-adik dari SMP dan SMA peserta gelaran Workshop ini yang datang tidak hanya dari area Tasik, tapi juga dari Ciawi, Ciamis, sampai Banjar! Wow.
Jam setengah sembilan saya sudah nongkrong di parkiran SMA Al-Muttaqin. Sebagai pembicara pertama, tentunya nggak lucu kalo saya datang telat. Makanya, meski acara baru dimulai pukul sembilat lewat (pada akhirnya, karena ada seremonial yang dilakukan), jauh sebelumnya saya sudah siap. Apalagi lokasi sekolah ini nggak begitu jauh dari rumah, lima-sepuluh menit berkendara saja sudah sampai di lokasi. Tak lama saya dijemput Afrilia, salah seorang panitia dari Qsmart, yang kemudian mengajak ke ruang acara.
Acara sudah dimulai. Lantunan ayat suci Al-quran menyambut kedatangan saya. Ternyata sudah ada Pak Jenal, Kepala Sekolah SMA Al-Muttaqien, yang akan membuka resmi workshop tersebut, dan juga Pak In In, Wakasek Kurikulum/Pembina Kirlistik, yang ternyata masih mengingat saya karena dulu pernah diundang ke sekolah ini pula saat diminta menjadi juri Lomba Blog. Seremonial pun berlanjut sampai akhirnya tiba giliran saya untuk berbicara. *eng-ing-eng*
Materi yang saya paparkan saat itu adalah seputar dunia tulis menulis dan kaitannya dengan sosial media. Dengan materi seperti ini, saya merasa tertarik kembali beberapa tahun ke belakang, saat saya baru memulai aktivitas ngeblog, gabung di komunitas blogger (blogfam), yang kemudian membuka jalan terhadap dunia penulisan. Tak heran saya begitu bersemangat menceritakan bagaimana lewat Sosial Media akhirnya saya menemukan bakat terpendam; menulis. Mengingat banyak peserta workshop yang ternyata memiliki ketertarikan terhadap dunia penulisan, saya pun berusaha menekankan bahwa kesempatan itu selalu terbuka lebar, bahkan melalui media sosial yang tengah marak sekarang ini. Banyaknya ajang penimbaan ilmu lewat grup-grup penulisan di facebook dan event-event lomba penulisan, adalah peluang yang harus dimanfaatkan dengan maksimal. Sosial Media tidak lagi hanya ajang untuk berinteraksi dan menjalin pertemanan belaka, lebih dari itu menawarkan banyak sekali kesempatan untuk mengembangkan bakat yang dimiliki.
Banyak contoh sukses yang bisa kita lihat bagaimana sebuah sosial media bisa melambungkan bakat dan kemampuan seseorang. Siapa tidak kenal Raditya Dika? Tulisan iseng dan ngocol di blognya telah mengangkat dia sebagai seorang selebritas baru di dunia penulisan. Atau Arief Mohammad yang gara-gara akun Poconggg-nya di twitter berhasil mengangkat namanya ke jenjang yang lebih tinggi. Sebut juga Trinity yang karena blog 'The Naked Traveller'nya sudah mengukuhkan dia sebagai backpacker paling terkenal di Indonesia. Tidak lupa, tentu saja sosok humble rupawan bernama ... Iwok Abqary! *hiyaaaat.... geplak! pentung! Bantai!*
Tanpa jeda lama, saya kemudian lanjut ke materi berikutnya mengenai tips-tips penulisan. Dibanding materi pertama, sesi kedua lebih terlihat menarik perhatian peserta. Mungkin karena bahasannya lebih spesifik ke jalur penulisan. Dan saya pun nyerocos kembali sampe kemudian baru nyadar kalo ada seorang panitia yang ngasih kode ke moderator kalo waktunya sudah habis. Hah, habis? tapi materi saya kan belum habis? Hiyaaa... gimana nih? Pas saya tanya ke moderator, ternyata dikasih waktu lima menit lagi buat tanya jawab. Lah, tapi materi saya belum selesai! *keukeuh* hehehe. Akhirnya saya ngebut menyampaikan materi, karena nggak lucu juga kalo bahasannya kok ngegantung. Penanya pun akhirnya cuma dibatasi dua orang saja, mengingat waktu yang sudah kebablasan. Dari rumah sebenarnya saya sudah bawa 4 buku buat doorprize. Mengingat hanya dua penanya saja, hanya dua buku pula yang akhirnya dibagikan. Penanya yang beruntung masing-masing memilih novel DOG'S LOVE dan Antologi FIGHT, LOVE,HOPE.
Seru! Senang sekali saya bisa terlibat dalam gelaran yang melibatkan banyak anak muda (remaja) di dalamnya. Panitia-panitianya yang gesit dan cerdas dalam menyusun sebuah workshop bergizi, plus pesertanya yang antusias mengikuti rangkaian acaranya. Selain saya, ada dua pembicara lain yang akan menyemarakan wawasan peserta workshop tentang arti dan manfaat sosial media dalam kaitannya dengan dunia jurnalistik. Mereka adalah Yudha P. Sunandar (Pimred SalmanITB.com) yang saya kenal sewaktu sama-sama diundang ke acara ASEAN Blogger Conference di Bali, dan Yogi Ahmad Fajar (pimred Bulaksumur.com - UGM) yang telah saya kenal sewaktu dia masih sekolah di SMA Al-Muttaqin ini dan mengundang saya sebagai juri lomba blog.
Dunia penulisan memang sudah menarik banyak remaja saat ini. Usai menyelesaikan tugas saya sebagai pembicara, perbincangan pun kembali berlanjut dalam suasana santai. Kebetulan usai materi saya dilanjutkan acara break salat zuhur dan makan siang. Beberapa peserta dan panitia merubung untuk menanyakan banyak hal yang belum tuntas terbahas dalam materi tadi. Asyik. Melihat semangat mereka, saya yakin mereka akan berkiprah banyak setelah ini dan beberapa tahun ke depan. Amin. Semoga apa yang saya sampaikan memang bisa menginspirasi mereka, kalau peluang mereka sangat terbuka lebar. Kuncinya cuma satu, ada kemauan, mau belajar, dan ada usaha. *eh, itu mah tiga ya, bukan satu* :D
Yang menyenangkan, dalam obrolan singkat dengan Pak Zainal, Kepsek SMA Al-Muttaqin ini, tercetus keinginan adanya program lanjutan pelatihan penulisan tidak saja untuk siswa, tapi juga untuk guru-guru dan kepala sekolahnya. Lebih jauh, diharapkan program itu dapat menghasilkan sebuah karya nyata dalam bentuk buku. Amiiin.... ayo Pak, kita laksanakan!
Siang ini (Sabtu, 7 April 2012), saya berkunjung ke SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya untuk memenuhi undangan jadi pembicara dalam acara Workshop bertema Relevansi Sosial Media dan Pembentukan Remaja. Keren kan temanya? Berhubung saya merasa dilahirkan dari Media Sosial (khususnya blog), dan sekarang pun masih berkecimpung sebagai bagian dari sosial media yang ada, tawaran ini pun saya terima dengan senang hati. Apalagi dengan tema seperti itu, saya mau banget sharing tentang apa yang pernah saya lakukan seputar sosial media yang saya geluti, dan dampak positif yang pernah saya raih. Mudah-mudahan bisa sedikit menginspirasi puluhan adik-adik dari SMP dan SMA peserta gelaran Workshop ini yang datang tidak hanya dari area Tasik, tapi juga dari Ciawi, Ciamis, sampai Banjar! Wow.
Jam setengah sembilan saya sudah nongkrong di parkiran SMA Al-Muttaqin. Sebagai pembicara pertama, tentunya nggak lucu kalo saya datang telat. Makanya, meski acara baru dimulai pukul sembilat lewat (pada akhirnya, karena ada seremonial yang dilakukan), jauh sebelumnya saya sudah siap. Apalagi lokasi sekolah ini nggak begitu jauh dari rumah, lima-sepuluh menit berkendara saja sudah sampai di lokasi. Tak lama saya dijemput Afrilia, salah seorang panitia dari Qsmart, yang kemudian mengajak ke ruang acara.
Acara sudah dimulai. Lantunan ayat suci Al-quran menyambut kedatangan saya. Ternyata sudah ada Pak Jenal, Kepala Sekolah SMA Al-Muttaqien, yang akan membuka resmi workshop tersebut, dan juga Pak In In, Wakasek Kurikulum/Pembina Kirlistik, yang ternyata masih mengingat saya karena dulu pernah diundang ke sekolah ini pula saat diminta menjadi juri Lomba Blog. Seremonial pun berlanjut sampai akhirnya tiba giliran saya untuk berbicara. *eng-ing-eng*
Materi yang saya paparkan saat itu adalah seputar dunia tulis menulis dan kaitannya dengan sosial media. Dengan materi seperti ini, saya merasa tertarik kembali beberapa tahun ke belakang, saat saya baru memulai aktivitas ngeblog, gabung di komunitas blogger (blogfam), yang kemudian membuka jalan terhadap dunia penulisan. Tak heran saya begitu bersemangat menceritakan bagaimana lewat Sosial Media akhirnya saya menemukan bakat terpendam; menulis. Mengingat banyak peserta workshop yang ternyata memiliki ketertarikan terhadap dunia penulisan, saya pun berusaha menekankan bahwa kesempatan itu selalu terbuka lebar, bahkan melalui media sosial yang tengah marak sekarang ini. Banyaknya ajang penimbaan ilmu lewat grup-grup penulisan di facebook dan event-event lomba penulisan, adalah peluang yang harus dimanfaatkan dengan maksimal. Sosial Media tidak lagi hanya ajang untuk berinteraksi dan menjalin pertemanan belaka, lebih dari itu menawarkan banyak sekali kesempatan untuk mengembangkan bakat yang dimiliki.
Banyak contoh sukses yang bisa kita lihat bagaimana sebuah sosial media bisa melambungkan bakat dan kemampuan seseorang. Siapa tidak kenal Raditya Dika? Tulisan iseng dan ngocol di blognya telah mengangkat dia sebagai seorang selebritas baru di dunia penulisan. Atau Arief Mohammad yang gara-gara akun Poconggg-nya di twitter berhasil mengangkat namanya ke jenjang yang lebih tinggi. Sebut juga Trinity yang karena blog 'The Naked Traveller'nya sudah mengukuhkan dia sebagai backpacker paling terkenal di Indonesia. Tidak lupa, tentu saja sosok humble rupawan bernama ... Iwok Abqary! *hiyaaaat.... geplak! pentung! Bantai!*
Tanpa jeda lama, saya kemudian lanjut ke materi berikutnya mengenai tips-tips penulisan. Dibanding materi pertama, sesi kedua lebih terlihat menarik perhatian peserta. Mungkin karena bahasannya lebih spesifik ke jalur penulisan. Dan saya pun nyerocos kembali sampe kemudian baru nyadar kalo ada seorang panitia yang ngasih kode ke moderator kalo waktunya sudah habis. Hah, habis? tapi materi saya kan belum habis? Hiyaaa... gimana nih? Pas saya tanya ke moderator, ternyata dikasih waktu lima menit lagi buat tanya jawab. Lah, tapi materi saya belum selesai! *keukeuh* hehehe. Akhirnya saya ngebut menyampaikan materi, karena nggak lucu juga kalo bahasannya kok ngegantung. Penanya pun akhirnya cuma dibatasi dua orang saja, mengingat waktu yang sudah kebablasan. Dari rumah sebenarnya saya sudah bawa 4 buku buat doorprize. Mengingat hanya dua penanya saja, hanya dua buku pula yang akhirnya dibagikan. Penanya yang beruntung masing-masing memilih novel DOG'S LOVE dan Antologi FIGHT, LOVE,HOPE.
Seru! Senang sekali saya bisa terlibat dalam gelaran yang melibatkan banyak anak muda (remaja) di dalamnya. Panitia-panitianya yang gesit dan cerdas dalam menyusun sebuah workshop bergizi, plus pesertanya yang antusias mengikuti rangkaian acaranya. Selain saya, ada dua pembicara lain yang akan menyemarakan wawasan peserta workshop tentang arti dan manfaat sosial media dalam kaitannya dengan dunia jurnalistik. Mereka adalah Yudha P. Sunandar (Pimred SalmanITB.com) yang saya kenal sewaktu sama-sama diundang ke acara ASEAN Blogger Conference di Bali, dan Yogi Ahmad Fajar (pimred Bulaksumur.com - UGM) yang telah saya kenal sewaktu dia masih sekolah di SMA Al-Muttaqin ini dan mengundang saya sebagai juri lomba blog.
Dunia penulisan memang sudah menarik banyak remaja saat ini. Usai menyelesaikan tugas saya sebagai pembicara, perbincangan pun kembali berlanjut dalam suasana santai. Kebetulan usai materi saya dilanjutkan acara break salat zuhur dan makan siang. Beberapa peserta dan panitia merubung untuk menanyakan banyak hal yang belum tuntas terbahas dalam materi tadi. Asyik. Melihat semangat mereka, saya yakin mereka akan berkiprah banyak setelah ini dan beberapa tahun ke depan. Amin. Semoga apa yang saya sampaikan memang bisa menginspirasi mereka, kalau peluang mereka sangat terbuka lebar. Kuncinya cuma satu, ada kemauan, mau belajar, dan ada usaha. *eh, itu mah tiga ya, bukan satu* :D
Yang menyenangkan, dalam obrolan singkat dengan Pak Zainal, Kepsek SMA Al-Muttaqin ini, tercetus keinginan adanya program lanjutan pelatihan penulisan tidak saja untuk siswa, tapi juga untuk guru-guru dan kepala sekolahnya. Lebih jauh, diharapkan program itu dapat menghasilkan sebuah karya nyata dalam bentuk buku. Amiiin.... ayo Pak, kita laksanakan!
Ucapan terima kasih buat Fathia, Affrilia, dan seluruh panitia dari QSmart yang sudah mengundang saya untuk hadir dalam acara ini. Tetap pertahankan semangatnya ya.*Foto diculik dari Affrilia Utami
Jumat, 13 Januari 2012
[Pelatihan Menulis Novel Komedi] Pertemuan Pertama!
jual bantal foto
Seru! Saya merasakan antusiasme luar biasa dari para peserta. Meski ada beberapa siswa yang mbolos dan seorang siswa yang nekad ikut belajar padahal lagi ikut tahlilan di rumah tetangga (ya ampun! Sempet-sempetnya coba), suasananya tak kalah rusuh. Yang mbolos pasti nyesel deh karena di luar jadwal kelas trainer tidak akan menjawab pertanyaannya langsung. Ntar aja kalau sempet. hehehehe.
O ya, ini adalah pertemuan pertama Pelatihan Menulis Novel Komedi yang dilaksanakan secara online. Pesertanya ada 10 orang yang terjaring lewat seleksi dari 47 orang yang mendaftar. Sempat ada yang mengeluh, kenapa saya tidak terpilih? Apakah contoh cerita yang dikirimkan kurang lucu? Ya, beberapa peserta memang belum dapat memenuhi kriteria yang kami inginkan. Ada karya peserta yang memang unsur komedinya belum dapat, tapi banyak juga yang justru jauh di atas ekspektasi kami. Karya mereka bagus-bagus! Setelah cek dan ricek, ternyata mereka memang sudah terbiasa menulis dengan karya yang sudah banyak diterbitkan media masa. Untuk peserta dengan kemampuan seperti itu, kami terpaksa menyisihkannya karena pelatihan ini benar-benar ditujukan untuk para pemula. Kami ingin membantu teman-teman yang baru merintis dalam bidang penulisan, memiliki minat dalam penulisan cerita komedi, memiliki bakat lucu, dan belum menemukan trainer yang bisa membimbing bakatnya. Mohon maklum ya. :)
Kelas berlangsung selama 2 jam, mulai pukul delapan sampai pukul sepuluh malam. Materi pertama berupa pengenalan singkat cerita komedi dan tentang deskripsi dengan napas yang 'beda'. Kayaknya peserta sudah siap-siap pertanyaan jauh-jauh hari nih, soalnya begitu materi diposting, eh pertanyaan langsung mrudul. Busyet dah, belum juga narik napas. Pertanyaan satu aja belum dijawab, eh sudah disusul pertanyaan-pertanyaan berikut. Saya sempat kelabakan buat jawab satu per satu. Untung Beby Haryanti Dewi dan Rezki Dayan, rekan trainer dalam pelatihan ini siap di tempat grak. Mereka langsung ikut turun tangan sehingga semua pertanyaan bisa terjawab dengan.... ngos-ngosan. hehehe.
Untungnya nih, kerusuhan dan kehebohan sehari sebelumnya saat sesi perkenalan tidak terulang lagi. Mungkin karena Cek Gu Beby sudah mengacungkan pecutnya sambil teriak-teriak; "Serius! No alay! No typo! No spam!" Peserta mungkin terlihat bernafsu, tapi dalam konteks yang sangat positif dan bersemangat. Asyik! Saya sendiri menaruh harapan besar terhadap seluruh peserta. Mudah-mudahan kami tidak salah menilai, karena kami lihat mereka memiliki bekal yang cukup untuk menjajagi genre komedi ini. Kalau mereka serius dan mau terus berlatih, bukan tidak mungkin mereka bisa unjuk gigi dalam penulisan cerita komedi. Who knows?
Dua jam nggak kerasa ya kalau rame? Tahu-tahu udah jam 10 aja. Wew, saatnya ngasih tugas dan latihan. Berhubung materinya tentang deskripsi, tugasnya pun pasti tentang itulah. Kali ini mereka harus menyusun sebuah deskripsi dengan lokasi di kamar mandi! Wihihihi.... ceritanya bebas, tokohnya bebas, yang penting di kamar mandi! Nah loh. Sebagai cerita komedi, penulis harus bisa dong membuat kelucuan di seting lokasi mana pun. Termasuk kamar mandi. Dan, apakah yang akan ditulis para peserta nantinya? Hmmm... jadi nggak sabar pengen baca cerita mereka. Ada apa di kamar mandi? Eng-ing-eeeng.
Semoga pertemuan pertama ini bisa semakin membuat mereka bergairah dan bukan sebaliknya melunturkan semangat mereka. Semoga puas juga ding dengan materi dan jawaban yang sudah kami bertiga berikan selama sesi pelatihan pertama kemarin berlangsung.
Selasa, 10 Januari 2012
[Pengumuman] Peserta Pelatihan Novel Komedi Gratis
jual bantal foto
PRIIIITTTT! Stop semua kegiatan! Yang lagi nyuci, yang lagi ngepel aspal, yang lagi manikur jidat ... brenti dolooo! Ini ada pengumuman lucu, taooo! Tok tok tok tok .... dalang beraksi ... Kalian-kalian yang udah ngirim cerpen lucu ... mengakulah ... mengakulah ...! Siapa yang namanya disebutin di bawah ini, harap ngacung, bawa alat tulis dan masuk kelas Pelatihan Novel Komedi Online Gratis bersama trainer-trainer imut nan menggemaskan : Iwok Abqary, Beby Haryanti Dewi, dan Rezki Dayan ....
1. Eri Iyas
2. Mumutia Chan
3. Astri Hapsari
4. Puspitasari Kurniawati
5. Raldina Asdyanti
6. Nurul Fajri
7. Ulfa Handayani
8. Ferhat
9. Vita Sophia Dini
10. Sulaimann Harrie
Selamat masuk kelas untuk yang terpilih. Yang belum terpilih, tunggu di depan pintu kelas aja ya, siapa tahu bisa nguping. Hehehe....
Betewe, terima kasih banyak atas semua atensinya. Mohon maaf kalau tidak semua bisa digiring ke kelas, karena tempat duduknya terbatas. Heh, bawa kursi sendiri? Nggg....
1. Eri Iyas
2. Mumutia Chan
3. Astri Hapsari
4. Puspitasari Kurniawati
5. Raldina Asdyanti
6. Nurul Fajri
7. Ulfa Handayani
8. Ferhat
9. Vita Sophia Dini
10. Sulaimann Harrie
Selamat masuk kelas untuk yang terpilih. Yang belum terpilih, tunggu di depan pintu kelas aja ya, siapa tahu bisa nguping. Hehehe....
Betewe, terima kasih banyak atas semua atensinya. Mohon maaf kalau tidak semua bisa digiring ke kelas, karena tempat duduknya terbatas. Heh, bawa kursi sendiri? Nggg....
Senin, 02 Januari 2012
Pelatihan Menulis Novel Komedi Online!
jual bantal foto
Ngerasa lucu? Pengin lucu-lucuan di buku? Belajar dulu pada penulis-penulis buku komedi best seller ini!
Pelatihan Menulis Novel Komedi Online Gratis 1 Bulan!
Kalau selama ini kamu mengenal nama Hilman ‘Lupus’ Hariwidjaja, Boim Lebon, Raditya Dhika, Adhitya Mulya, Oben Cedrik, Poconggg, atau Iwok Abqary dan Beby Haryanti Dewi (hihihi) yang bergelut dalam dunia novel komedi, kenapa tidak sekarang giliran kamu?
Menulis cerita komedi itu bisa dipelajari kok. Setiap orang pasti memiliki sense of humor masing-masing, seorang introvert sekali pun. So, kenapa tidak memulai untuk menulis novel komedi kamu yang pertama?
Tertarik menulis cerita komedi? Yuk gabung di Kelas Penulisan Novel Komedi yang digagas oleh kolaborasi antara :
~ Kelas Kreatif – Beby Haryanti Dewi
~ Corner Class – Iwok Abqary
~ Kelas Gagas - Rezki Dayan
Di sini kamu semua akan diarahkan untuk menjadi seorang penulis cerita komedi. Cihuy banget kan? Tersedia 10 kursi GRATIS untuk kamu yang berminat. Untuk terpilih menjadi salah satu peserta gampang banget caranya.
Siap menjadi penulis novel komedi selanjutnya? Ayo gabung!
Image taken from www.emptynest1.com
Ngerasa lucu? Pengin lucu-lucuan di buku? Belajar dulu pada penulis-penulis buku komedi best seller ini!Pelatihan Menulis Novel Komedi Online Gratis 1 Bulan!
Kalau selama ini kamu mengenal nama Hilman ‘Lupus’ Hariwidjaja, Boim Lebon, Raditya Dhika, Adhitya Mulya, Oben Cedrik, Poconggg, atau Iwok Abqary dan Beby Haryanti Dewi (hihihi) yang bergelut dalam dunia novel komedi, kenapa tidak sekarang giliran kamu?
Menulis cerita komedi itu bisa dipelajari kok. Setiap orang pasti memiliki sense of humor masing-masing, seorang introvert sekali pun. So, kenapa tidak memulai untuk menulis novel komedi kamu yang pertama?
Tertarik menulis cerita komedi? Yuk gabung di Kelas Penulisan Novel Komedi yang digagas oleh kolaborasi antara :
~ Kelas Kreatif – Beby Haryanti Dewi
~ Corner Class – Iwok Abqary
~ Kelas Gagas - Rezki Dayan
Di sini kamu semua akan diarahkan untuk menjadi seorang penulis cerita komedi. Cihuy banget kan? Tersedia 10 kursi GRATIS untuk kamu yang berminat. Untuk terpilih menjadi salah satu peserta gampang banget caranya.
- Buat sebuah cerita komedi sepanjang 1-2 halaman A4 dengan renggang 1,5 spasi.
- Cerita yang disusun boleh tamat ataupun masih menggantung. Kami hanya ingin mengetahui gaya penulisan kamu saja, kok.
- Tuliskan biodata kamu, seperti nama lengkap, ID facebook, akun twitter, nomor Handphone, dan tentu saja email kamu yang masih aktif.
- Kirim cerita dan biodata kamu ke novelkomedi@gmail.com selambat-lambatnya tanggal 8 Januari 2012.
- 10 orang calon peserta yang terpilih akan diumumkan tanggal 10 Januari 2012.
- Oya, peserta diprioritaskan untuk yang belum pernah menerbitkan novel komedi atau buku antologi bergenre komedi.
Siap menjadi penulis novel komedi selanjutnya? Ayo gabung!
Image taken from www.emptynest1.com
Sabtu, 31 Desember 2011
I'm a Writer Trainer
jual bantal foto
Wohoho... selama ini saya paling sungkan dan ragu kalau diminta ngajarin nulis. Bukan apa-apa, saya selalu merasa ilmu kepenulisan saya tidaklah cukup. Selama ini saya menulis hanya berbekal belajar otodidak saja, mangkanya nggak pernah tahu tentang teori-teori menulis tuh seperti apa. Kalau sekarang harus ngajarin, apa iya harus hantam kromo juga? Gimana kalau nanti pesertanya nanya-nanya tentang sesuatu yang berbau teoritis? Gimana kalau nanya ini, nanya itu? huwaaa.... bikin saya makin keder aja.
Beberapa kali memang saya menerima tawaran menjadi tutor dalam workshop penulisan, tapi waktu itu hanya sebatas motivator saja dan bukan pelatihan nulis yang bener-bener belajar menulis. Untuk belajar menulis tentunya butuh waktu yang tidak sekadar workshop 2-4 jam saja. Butuh waktu jauh lebih lama dari itu. Karena itu, kalau sekadar untuk berbagi pengalaman menulis saya selama ini, saya masih bersedia. Itu pun kadang saya pilih-pilih dulu eventnya.
Tapi ternyata, menjadi trainer di bidang penulisan itu memiliki peluang yang cukup besar saat ini. Banyak sekali calon-calon penulis yang mulai tertarik untuk menekuni dunia penulisan, dan butuh 'bantuan' untuk mengarahkan bakat dan kemampuan mereka. Untuk itulah posisi trainer banyak diburu dan dibutuhkan orang sehingga menjadi profesi yang sangat menjanjikan.
Berbekal hal tersebut, dan karena ingin memiliki rasa percaya diri yang lebih meningkat, pada tanggal 25 Desember 2011 lalu saya mengikuti workshop 'Writer for Trainer 2011' yang di adakan di Bekasi Cyber Park. Cukup jauh memang, dan sempat ketar-ketir sendiri karena ini adalah pertama kalinya saya ke Bekasi. Tapi apapun selalu membutuhkan perjuangan, kan? Apalagi sekarang untuk sebuah ilmu dan wawasan baru yang dikucurkan oleh Penulis dan Trainer Penulisan yang sudah berpengalaman; Benny Rhamdani.
Bersama 17 orang peserta lainnya, sepanjang hari itu saya meraup banyak sekali ilmu baru sekaligus berlatih keras agar bisa menjadi seorang Trainer Penulisan handal. Target pun mulai disusun dan dicanangkan, 2012 kami harus sudah siap meluncur sebagai seorang trainer. Berbagai program pelatihan sedang digodok oleh alumni-alumni Writer for Trainers ini. Ada yang tertarik ikut program yang akan saya selenggarakan? Tungguin info selanjutnya ^_^
Tapi ternyata, menjadi trainer di bidang penulisan itu memiliki peluang yang cukup besar saat ini. Banyak sekali calon-calon penulis yang mulai tertarik untuk menekuni dunia penulisan, dan butuh 'bantuan' untuk mengarahkan bakat dan kemampuan mereka. Untuk itulah posisi trainer banyak diburu dan dibutuhkan orang sehingga menjadi profesi yang sangat menjanjikan.
Berbekal hal tersebut, dan karena ingin memiliki rasa percaya diri yang lebih meningkat, pada tanggal 25 Desember 2011 lalu saya mengikuti workshop 'Writer for Trainer 2011' yang di adakan di Bekasi Cyber Park. Cukup jauh memang, dan sempat ketar-ketir sendiri karena ini adalah pertama kalinya saya ke Bekasi. Tapi apapun selalu membutuhkan perjuangan, kan? Apalagi sekarang untuk sebuah ilmu dan wawasan baru yang dikucurkan oleh Penulis dan Trainer Penulisan yang sudah berpengalaman; Benny Rhamdani.
Bersama 17 orang peserta lainnya, sepanjang hari itu saya meraup banyak sekali ilmu baru sekaligus berlatih keras agar bisa menjadi seorang Trainer Penulisan handal. Target pun mulai disusun dan dicanangkan, 2012 kami harus sudah siap meluncur sebagai seorang trainer. Berbagai program pelatihan sedang digodok oleh alumni-alumni Writer for Trainers ini. Ada yang tertarik ikut program yang akan saya selenggarakan? Tungguin info selanjutnya ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)




