Tampilkan postingan dengan label Majalah Gadis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majalah Gadis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 September 2013

[Percikan] Setangkai Mawar

jual bantal foto

Sitta menatap vas bunga di atas meja belajarnya tanpa berkedip. Setangkai mawar merah yang begitu segar dan merekah indah. Tidak biasanya memang ia menyimpan bunga hidup di dalam kamarnya, baru kali ini saja ia melakukannya. Tentu saja, karena mawar ini begitu istimewa dan harus ia simpan baik-baik.

Wangi mawar yang lembut terbawa semilir angin yang menerobos tirai jendela kamarnya. Hmmm... wanginya membuai Sitta, seakan ingin  mengajaknya melayang dalam lamunan indahnya.

Sitta tersenyum seraya meraih tangkai mawar itu, lalu mendekatkannya ke hidungnya. Wangi itu semakin tajam dan semakin membelainya dalam sejuta khayalan, lamunan tentang sosok cowok yang selama ini menghiasi mimpi-mimpinya. Ugh, dada Sitta seakan mau meledak saking senangnya.

Doni memberikan mawar itu tadi siang!

“Ini buat lo!” katanya gugup sebelum kemudian membalikkan lagi badannya dan berlari menjauh, meninggalkan Sitta yang hanya bisa terbelalak tak percaya.

Percaya nggak sih kalau Doni bisa seromantis itu? Doni yang urakan tapi cakep, Doni yang slengean tapi gagah, Doni yang terlihat kumal tapi tetep wangi, Doni yang…. Ah, Doni adalah sosok cowok yang tak pernah terbayangkan bisa seromantis ini. Memberikan bunga? Sitta mengira hanya cowok-cowok yang berambut licin, perpakaian rapi dan selalu menyenandungkan lagu-lagu mellow saja yang bisa melakukan perbuatan seromantis itu.

Doni kesambet setan mana, ya? Apa dia baru saja nonton ‘Breaking Dawn’ dan langsung ingin bergaya bak Edward Cullen memperlakukan Bella Swan? Perasaan nggak ada adegan Robert Pattinson ngasih bunga, deh!

Bodo ah, yang jelas ada mawar merah merekah di depan matanya saat ini, dan itu dari Doni! Terserah Doni mau terinspirasi berbuat romantis itu dari mana, yang penting Sitta merasakan mawar di dadanya merekah indah, seindah mawar yang ada di depannya.

Litta pasti ngiri kalau ia tahu Sitta menerima bunga itu dari Doni. PASTI! Saudari kembarnya itu tidak bisa disalahkan kalau memiliki pengharapan yang sama dari cowok itu. Siapa yang tidak kepincut sama Doni, sih? Cowok macho itu selalu jadi topik utama obrolan cewek-cewek satu sekolahan.

Dan sekarang Doni memberikan setangkai mawar untuknya! Untuk Sitta!

Sitta melirik geli ke arah tempat tidurnya yang sudah acak-acakan tidak keruan. Tempat tidurnya itu sudah jadi sasaran jungkir balik merayakan kegembiraan hatinya sepulang sekolah tadi.

Eh, Litta mana ya? Perasaan tidak kelihatan dari tadi? Masa sampai sesore ini belum pulang juga dari sekolah? Bubaran sekolah tadi mereka memang tidak barengan. Litta bilang mau latihan vocal group dulu. Ia memang ikut ekskul vocal, tapi masa sampai sesore ini? Duh, padahal Sitta tidak sabar ingin menyampaikan kabar gembira ini secepatnya!

TULILAT... TULALIT...

Ponselnya di atas meja tiba-tiba berbunyi. Sitta meraihnya dengan cepat. Bunyi itu menandakan ada SMS masuk ke ponselnya. Dari siapa ya?

DONI!

Sitta merasakan dadanya hampir meledak pecah! Doni mengiriminya SMS! Pasti mau nanya, “Senang nggak dengan bunganya?” dan Sitta sudah tahu harus menjawab apa: “Senang sekaliii, makasih ya atas perhatiannya.”

Dengan tangan bergetar, Sitta membaca isi SMS itu :

Sitta, maaf ya, gue kirain tadi elo itu Litta! Titip bunganya buat dia ya!

Belum hilang rasa kagetnya, ponselnya berbunyi lagi, menandakan ada SMS lain yang masuk.
SMS dari Litta!

Sit, lo tahu nggak gue sama siapa sekarang? DONI! Kita mau nonton sekarang. Bilangin Mami gue pulang telat ya?
Sitta melihat kelopak mawar itu gugur satu per satu.[]

Dimuat di Majalah Gadis edisi Desember 2012.
Mau kirim naskah Percikan ke Gadis juga? Baca cara-caranya di sini.

Selasa, 01 Januari 2013

Kaleidoskop Karya 2012

jual bantal foto Tahun 2012 tidak mencatatkan banyak karya saya di rimba perbukuan tanah air. Bukan tahun terbaik kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya saat saya bisa melahirkan beberapa buku solo sepanjang tahun. Tahun 2012 saya hanya melahirkan satu novel saja; Cewek-Cewek Tulalit #2 - Traveling Gokil melalui Penerbit Nourabooks.



Lalu, apakah sepanjang tahun itu saya duduk manis saja tanpa menyentuh laptop? Oh tentu tidak. Menulis sudah menjadi bagian hidup saya. Saya tetap menulis dan mencoba untuk tetap menulis setiap hari. Sepanjang 2012 saya sudah menulis beberapa naskah. Sayangnya memang naskah-naskah tersebut belum berjodoh untuk terbit di tahun yang sama. Tidak apa, semuanya memang harus berproses, bukan? Setidaknya saya cukup tenang karena memiliki tabungan naskah untuk terbit di 2013. Beberapa naskah lagi harus melalui proses revisi yang akan mengisi hari-hari saya di 2013 ini.


Tahun 2012 ternyata tidak terlalu sepi karya. Setidaknya ada 3 buku antologi di mana saya terlibat di dalamnya yang berhasil terbit. Rahasia Penulis Hebat Menulis Setting Lokasi diterbitkan di Gramedia Pustaka Utama. Antologi yang dikoordinasi langsung oleh Mas Gola Gong ini adalah proyek sosial yang hasil penjualan bukunya didonasikan untuk pembebasan tanah bagi Rumah Dunia. Yang membanggakan, di buku ini saya tergabung dengan para penulis hebat, seperti Gola Gong, Clara Ng, Akmal Basery, Ary Nilandari, Benny Arnas, dll.


Ah, saya juga cukup senang karena antologi kocak para traveler gokil akhirnya terbit melalui Penerbit Pastel Book (Mizan Grup). Buku yang diberi judul sesuai dengan judul kisah saya di dalamnya - Norak-Norak Bergembira ini merupakan kisah nyata dari beberapa penulis, seperti Beby Haryanti Dewi, Dewi Rieka, Aryanto, Dian Kristiani, Indrajaya, dll.


Menutup tahun 2012, buku saya nambah lagi. Kali ini dalam antologi kisah tentang Indonesia Jungkir Balik yang diterbitkan Nourabooks. Yang asyik, kali ini saya sebuku dengan idola saya, Adhitya Mulya, Boim Lebon, dll! Yiaaay .... Mereka jelas penulis komedi yang sudah malang melintang yang buku-bukunya saya lalap habis bahkan sebelum saya terjun jadi penulis komedi. Cihuy banget, kan?

Empat buku tidak terlalu buruk ya? Semoga 2013 bisa lebih baik dan lebih banyak buku baru. Aamiin.

Ah, 2012 juga semakin tidak sepi karena beberapa tulisan saya nongol di media koran dan majalah. Setidaknya ada 4 tulisan saya yang muncul di Kompas Anak (cerpen), Republika (Rubrik Buah Hati), Majalah NooR (Artikel Traveling), dan Majalah Gadis (Percikan). Mengingat saya tidak terlalu aktif mengirim tulisan ke media, perolehan 4 tulisan ini cukup membanggakan. Siapa tahun tahun 2013 saya bisa lebih gencar menulis juga untuk media. Aamiin.





Rabu, 19 Desember 2012

Kirim naskah PERCIKAN ke Majalah Gadis

jual bantal foto

Naskah Percikan saya dimuat di Majalah Gadis edisi 33 - Desember 2012. Judulnya 'Setangkai Mawar'. Senang banget dong pastinya, soalnya ini adalah naskah pertama saya yang dikirim ke Majalah Gadis. Lebih senang lagi, karena proses pemuatannya cepat sekali. Baru dua minggu dikirim, eh ternyata langsung dimuat! Hurraaaay .....

Sebenarnya 'Setangkai Mawar' ini adalah naskah yang sudah ditulis lama banget. Tahun 2006 kalau nggak salah. Waktu itu bentuknya masih FF (Flash Fiction). Karena ceritanya yang pendek banget, tulisan ini bingung mau dikirim ke mana. Untuk cerpen yang dikirim ke majalah rata-rata mengharuskan panjang halaman tidak kurang dari 6 halaman, sementara tulisan ini hanya 1,5 halaman saja. Wew, nggak kemana-mana kan akhirnya?

Akhirnya saya melihat informasi di FB kalau beberapa teman naskahnya dimuat di kolom Percikan Majalah Gadis. Dan hey, ceritanya singkat banget! Saya pun teringat naskah-naskah FF yang dulu pernah ditulis. Akhirnya, setelah revisi sana-sini, meluncurlah sebuah tulisan untuk Percikan. Dan Dimuat! *joget-joget*.

Kamu mau ikutan nulis Percikan untuk Majalah Gadis? Ini ketentuannya :
  • Temanya pasti tentang remaja dong.
  • Panjang tulisan 2 halaman folio (kalau ditulis di A4, kisarannya jadi 2,5 halaman deh)
  • Spasi 2 (dobel)
  • Times New Roman, 12pt
  • Tulis biodata lengkap di akhir tulisan; Nama, Alamat, Email, No. Telepon, dan Nomor Rekening
  • Jangan lupa, sertakan scan halaman pertama dari buku rekeningmu (yang terdapat nomor rekening dan nama pemilik rekeningnya itu lho).
  • Kirim via email ke Gadis.Redaksi@feminagroup.com
Ayo buruan kirim! ^_^