Minggu, 11 Januari 2015

[Terbit] Zee & Syd

jual bantal foto
Penerbit: Mizan
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 168 Halaman
Harga : Rp 39.000


Zee (Fauziah) sebal dan gatal akan ulah Syd (ney), anak baru di kelas. Bukan saja karena cowok itu hampir menyerempetnya dengan motor di depan sekolah dan mengakibatkan sahabatnya luka-luka. Syd dianggapnya belagu dan tidak peduli sekitar.

Zee tidak suka cowok yang ugal-ugalan di jalan, ngebut dengan motor seolah jalanan hanya milik mereka. Meski begitu, saat terjadi kecelakaan yang melibatkan anak geng motor di depan matanya, hati Zee tersentuh juga. Dia menolong korban dan mengantarnya ke rumah sakit, bahkan saat teman-teman geng motor lainnya tidak peduli dan kabur meninggalkan teman mereka yang terluka.

Pelan-pelan Zee menyimpulkan bahwa ada sisi lain dari setiap hal yang dijumpainya. Seberapa pun berbahaya, ada alasan mengapa cowok bergabung dengan geng motor. Seberapa pun dia marah, selalu ada alasan memaafkan. Dan seberapa pun belagu, ada alasan untuk menyayangi … Buru-buru Zee menggelengkan kepalanya. Dia masih butuh waktu untuk menemukan sisi lain dari diri Syd.

Kamis, 13 November 2014

Dongeng Sebelum Tidur

jual bantal foto
Untuk tugas sekolahnya, Rayya minta didongengkan sebuah dongeng pengantar tidur. Katanya, besok dia harus menceritakan ulang ceritanya di depan kelas. Jadilah malam sebelum bobo itu saya menyusun kilat sebuah cerita sederhana.

Saya (sambil mikir) : "Di dalam sebuah pohon di tengah hutan, hiduplah dua ekor semut."
Rayya : "Namanya siapa?"
Saya langsung mikir keras : "nggg ..... namanya .... Semut Hitam dan Semut Merah."
Rayya protes : "Itu mah bukan nama!"
Saya : "Udah, dengerin aja dulu. Semut Hitam adalah semut yang rajin. Sementara Semut Merah adalah semut yang malas."
Rayya : "Semut Hitam rajin membantu Ibu?”
Saya : "Iya. Selain itu Semut Hitam rajin mengumpulkan makanan di dalam sarangnya. Setiap hari dia membawa makanan dan menumpuknya untuk persediaan."
Rayya : "Semut Merah main terus ya?”
Saya : “Iya. Lalu ...”
Rayya : “Pasti Semut Merah main sama tikus, bebek, kucing. Mainnya petak umpet sambil lari-larian. Terus ketemu monyet yang lagi ...”.


Hiyaaaaa .... kalau dipotong terus, kapan ceritanya bereeeees?
*Ayahnya langsung mutung*
‪#‎Fatherhood‬

Tugas Sekolah Rayya

jual bantal foto
Pulang kerja kemarin disambut Rayya di depan pintu. Belum sempat ganti baju, tangan saya sudah ditariknya untuk duduk.

Rayya (ngomong dengan ekspresi serius) : "Ayah, maafin aku ya, sudah suka membuat Ayah marah. Ayah kan capek kerja cari uang buat aku. Ayah mau maafin aku, kan?"

Ayah mana coba yang nggak meleleh denger anaknya ngomong begitu? Capek kerja seharian pun langsung menguap seketika. Sambil menahan air mata, saya pun menjawab; "Iya. Ayah maafin."

Ekspresi Rayya langsung berubah : "Yes! PR aku sudah selesai. Ayah, kalau Bu Guru nelepon, bilangin aku sudah ngerjain PR-nya ya?" katanya sambil ngeloyor pergi.

Ealah, yang tadi tuh akting buat ngerjain tugas sekolah, toh?
*Ayahnya gigitin meja*

‪#‎Fatherhood‬

Selasa, 04 November 2014

Viking Sejati

jual bantal foto
Kemarin sore, sebuah BBM masuk.

"Aa, Tagihan TV Mamah udah dibayar? Udah ada pemberitahuannya di layar, Udah jatuh tempo katanya!"
Saya kaget, karena harusnya memang tanggal 1 tempo pembayarannya. "Waah ... lupa!"
"Bayar sekarang juga ya?"
"Iya."
"Jangan lupa. Jangan sampe nanti malem salurannya diputus!"
"Iyaaa ... pulang kantor langsung ke ATM."
Dan saya penasaran dong, kok segitu parnonya Emak saya mau nonton TV. Biasanya saluran diputus gara-gara telat bayar aja nggak seheboh ini. "Emang kenapa, sih, Mah?"
"NANTI MALEM PERSIB MAIN!"


Tepuk Presiden

jual bantal foto
Suatu siang pulang sekolah.

Rayya : "Ayah, aku baru diajari tepuk presiden!"
Saya : "Woow ... seperti apa, tuh?"
Rayya langsung tepuk tangan : "Tepuk Presiden ... prok! prok! prok! Yang pertama ... SUPARNO! Yang kedua ... SUNARTO! Yang ketiga ..."

*Ayahnya langsung gagal fokus*

Minggu, 22 Juni 2014

Bagi-Bagi Buku Gratis!

jual bantal foto

Mau buku gratis? Ikutan kuisnya yuuuk ...

Ada 6 buah buku keren yang bakalan saya bagikan untuk 3 orang pemenang yang beruntung. Cara ikutannya begini;

1. Upload cover novel Dandelion di wall Facebook masing-masing. Yang sudah punya novelnya, boleh juga upload foto kamu bareng novel Dandelion.
2. Pilih salah satu quote yang ada di dalam novel Dandelion di bawah ini, berikut alasan mengapa memilih quote tersebut :

  • Cinta itu bagaikan sekuntum dandelion. Saat bunganya luruh satu demi satu terempas angin, saat itu pula kamu tidak bisa berharap dia akan kembali.
  • Terkadang senja selalu mengingatkan pada rumah, pada orang-orang yang membuat kita rindu untuk pulang.
  • Aku harus membiasakan diri dalam posisi bermimpi. Saat dia melepasku, saat itulah aku harus terbangun.
  • Untuk yang sudah membaca novel Dandelion, boleh mengutip quote lainnya yang ada di dalam novelnya.

Contoh :
Saya suka banget kalimat ‘Terkadang senja selalu mengingatkan pada rumah, pada orang-orang yang membuat kita rindu untuk pulang.’ yang ada di novel Dandelion ini, karena .....

3. Tag minimal satu orang temanmu agar bisa ikutan kuis ini juga.
4. Tag pula nama saya Iwok Abqary agar saya bisa mencatat nama kamu sebegai peserta kuisnya.
5. Kuis ditutup tanggal 29 Juni 2014 pukul 24.00 Wib. Dan pemenangnya akan diumumkan di wall saya pada tanggal 1 Juli 2014.
6. Pemenang akan ditentukan oleh alasan pemilihan quote yang dianggap paling menarik (menurut saya). Alasan boleh dibuat serius, gokil, nyeleneh, asal nyambung dengan isi quotenya.
7. Ada 3 pemenang yang akan mendapatkan masing-masing 2 buah buku berikut ini :

  • Alice Miranda at School (Jacqualine Harvey) + Knock Three Times (Marion St. John Webb)
  • Serial Time Travel ; Tragedi Loteng Rahasia + Kutukan Gadis Phoenix (Kathryn Reiss)
  • Serial Fantasteen ; Gone (Dini Oktarina) + Unfinished Journal (Fauzi)